Selamat Datang

... di situs resmi Kongregasi Bruder St. Aloysius

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2015

SYUKURAN KAUL KEKAL BR. DEDI CSA


Minggu 19 Juli Br. Agus, Br. Susilo, Br. Tarsi dan Br. Viktor bersama 8 Aspiran dengan bis kayu Gonzaga tepat pukul 11.45 menuju Stasi Ntaram Paroki Watu Nggong untuk menghadiri acara Syukuran Kaul Kekal Br. Dedi. Setelah menempuh jarak kurang lebih 3 jam rombongan tiba di Paroki Watu Nggong. Rombongan diterima secara adat oleh Pastor  dan Dewan Paroki. Setelah istrahat sejenak dengah suguhan makanan ringan, rombongan menjadi besar jumlahnya karena di tambah dengan rombongan paroki menuju Stasi Ntaram. Br. Dedi berdiri di atas kendaraan terbuka beriringan menuju stasi Ntaram. Sebelum masuk kampung tua-tua adat sudah menunggu karena ada acara penerimaan secara adat lagi. Dari sini rombongan berjalan kaki. Situasi menjadi semarak, iring-iringan menjadi bergerak perlahan diiringi musik danding (lagu-lagu adat Manggarai).

Setibanya di rumah kediaman orang tua Br. Dedy, sekali lagi acara penyambutan dan penerimaan adat dilakukan, dilanjutkan makan bersama dan istirahat. Hal istimewa dalam acara penyambutan ini adalah acara kepok dan pengalungan selendang yang dilakukan oleh keluarga yang beragama islam. Di desa Ntaram ini warganya memeluk agama Islam dan Katolik. Pemeluk Islam masih ada ikatan keluarga dengan yang beragama katolik. Bahkan orang tua dari Br. Dedi awalnya beragama Islam. Istimewanya meskipun bapak dari Br. Dedi saat mudanya masih berstatus agama Islam sudah diberi kepercayaan untuk menjadi salah satu pengurus dari KBG (kelompok Basis Gereja) sampai dengan sekarang (40 tahun)

Hari Senin 20 Juli 2015 tepat pukul 10.00 Ekaristi syukuran di mulai. Br. Dedi diapit oleh kedua orang tua dan keluarga dari muslim. Sekali lagi terjadi penyambutan di gerbang masuk kapel, lalu arak-arakan masuk kapel. Koor dimeriahkan dengan lagu-lagu adat meriah dipimpin oleh seorang katekis mantan bruder OFM. Umat yang hadir dalam ekaristi syukur ini sangat antusias mengikuti jalannya ekaristi. Selesai Ekaristi rombongan kembali ke rumah dilanjutkan dengan santap siang bersama. Seluruh rangkaian acara berakhir pkl. 15.00

Trimakasih Br. Dedi yang telah mengikrarkan kaul kekal sebagai Bruder CSA. Trimakasih atas dukungan keluarga, Pastor Paroki dan seluruh warga paroki Watu Nggong dan khususnya Stasi Ntaram. Selamat berkarya.

Br. Viktor, CSA

Rabu, 15 Juli 2015

WIRA USAHA ALA ASRAMA SMP ST. ALOISIUS RUTENG

Sesuai dengan Visi Misi Asrama CSA tentang kegiatan kemandirian atau bisa juga di sebut wirausaha asrama St.Alosius Ruteng mengadakan kegiatan bertani dan daur ulang sampah plastik.

Kegiatan ini dilakukan setiap hari Sabtu sore atau pada hari hari lain bila ada kesepakatan penghuni asrama. Dengan sebidang tanah ukuran kecil di depan asrama anak-anak secara berkelompok mengolahnya dan menanam berbagai tanaman sayur sayuran. Br. Suryadi dengan setia menyiapkan koker sambil mengajarkan kepada anak bagaimana proses koker itu dilakukan sampai pada proses penanaman. Anak-anak dibantu oleh para aspiran yang bertugas di asrama, bagaimana merawat dan memanen hasil dari tanaman.


Selain itu kepada anak-anak juga diperkenalkan bagaimana memanfaatkan sampah untuk menjadi lebih berdaya guna. Mengingat Komuniatas Ruteng memiliki rumah retret yang setiap hari ada berbagai macam kegiatan. Biasanya dari kegiatan setiap kelompok memanfaatkan air mineral. Selesai kegiatan mereka membuang gelas-gelas mineral ke tempat sampah. Asramawan memanfaatkan gelas-gelas itu dengan cara mengumpulkan lalu dibersihkan selanjutnya di masukan dalam karung. Berhubung asrama St. Aloisius Ruteng tidak memiliki mesin pengolah, maka untuk pengolahannya bekerja sama dengan asrama St. Hermanus Kotagoa Boawae. Asrama St. Hermanus sudah lebih dulu mengumpulkan gelas-gelas aqua dan saat ini sudah terkumpul hampir 1 ton. Gelas-gelas yang terkumpul di Ruteng di kirim ke Boawae untuk diproses lebih lanjut.

Selasa, 14 Juli 2015

KEPEMIMPINAN DI ASRAMA KOTAGOA

Desember 2014 asrama asuhan para bruder CSA di Kotagoa, mengadakan rekoleksi dengan tema kepemimpinan. Peserta diajak umtuk mengenal potensi kepemimpinanan dalam diri sendiri dan dalam diri temannya. Untuk memudahkan peserta maka sarana yang digunakan adalah permainan dan tayangan animasi. Dalam permainan peserta diarahkan untuk mengenal diri mereka dengan pertanyaan: "Saat-saat mana saya bisa tampil sebagai pemimpin, atau saat-saat mana teman saya tampil sebagai pemimpin". Peserta sangat antusias dalam melakulan permainan. Sangat kelihatan beberapa peserta yang memiliki kemampuan memimpin. Dalam sesi mengungkapkan pengalaman peserta mengungkapkan bahwa pemimpin muncul saat proses mengalami jalan buntu atau menyimpang. Peserta mengungkapkan saat-saat mengalami jalan buntu atau terjadi penyimpangan akan muncul seseorang yang berinisiatif untuk  memberi jalan keluar atau mengingatkan bahwa ada yang salah. Beberapa permainan dilakukan oleh peserta mengarahkan mereka menjadi lebih mengenal diri mereka sendiri dan teman mereka. Pendamping mengarahkan peserta bahwa kita dapat menjadi pemimpin yang baik bila kita fokus pada pekerjaan atau tugas-tugas kita. Dalam melaksanakan kadang-kadang kita menemukan kesulitan. Saat menemukan kesulitan itulah kesempatan untuk menjadi pemimpin. Seorang pemimpin tidak boleh diam, tidak sibuk menyalahkan orang lain, juga tidak hanya berkeluh kesah, tidak boleh lari, jangan hanya bergantung pada orang lain. Seorang pemimpin harus berinisiatif untuk mencari jalan keluar. Itulah seorang pemimpin. Di akhir pertemuan peserta diajak membangun niat dan menyusun doa.

Br. Viktor, CSA

Selasa, 30 Juni 2015

Penjubahan dan Penerimaan Postulan Baru


Di tengah-tengah krisis panggilan beberapa tahun terakhir ini, ada 6 pemuda yang dengan berani mengikuti suara hatinya untuk menyerahkan hidupnya dengan total mengikuti panggilan Tuhan menjadi postulan CSA. Mereka adalah:
1. Antonius Markus Satia
2. Lukas Sengaji
3. Barnabas Afeanpah
4. Rigonius Sole
5. Gregorius Banase
6. Eduardus Lake
Selain itu 2 postulan melanjutkan perjalanannya menjadi novis tahun I. 
1. Alfanius Suhardi menjadi Br. Theodorus, CSA.
2. Leonardus Lunai menjadi Bruder Leonardus, CSA.
Ekaristi syukur yang dipimpin oleh Rm. Hasto Rosarianto, SJ ini, dilangsungkan di novisiat Bruder CSA, Jl. Supadi 17 Yogyakarta pada Hari Selasa,30 Juni 2015, dihadiri  oleh para bruder dari beberapa komunitas, Br. Cees van Dam superior general CSA Belanda, dan beberapa tamu undangan.
Berikut beberapa foto yang diambil dalam acara misa syukur ini.


Jumat, 28 Februari 2014

Survey membuktikan..!



Bulan Desember 2013 lalu komite sekolah SMP St. Yusuf Madiun mengusulkan agar sekolah mengadakan survey untuk melihat apa yang menjadi alasan orang tua dalam memilih sekolah katolik. Kemudian Br. Aleks menindaklanjutinya dengan membuat dan membagikan kuisioner pada beberapa SMP Katolik di Madiun. Hasilnya sangat menarik, karena ternyata alasan utama untuk memilih sekolah katolik adalah faktor disiplin.  Berikut adalah hasil pengolahan data survey tersebut.




Rabu, 26 Februari 2014

Membuat Presentasi yang Menarik

Ada 5 tips supaya sebuah slide presentasi menjadi menarik (membuat orang ingin memperhatikan, tidak malah bosan lalu tertidur). Tips itu adalah:
1. Ganti bullet point dengan gambar dan kata kunci.
2. Ringkas dan sederhanakan teks Anda.
3. Ubah teks dengan gambar dan angka.
4. Ubah cara penyajian menjadi lebih menarik.
5. Posisikan gambar dengan tepat

Agar lebih jelas bisa dilihat di video berikut:
(Sumber foto dan video:http://www.presentasi.net/)