Selamat Datang

... di situs resmi Kongregasi Bruder St. Aloysius

Kapitel Umum 2010

Wujud kebersamaan penegasan Roh dalam kongregasi.

Perayaan Syukur 150 thn CSA di Indonesia

Perayaan Jubileum 150 thn CSA di Indonesia bersama Uskup Semarang.

Rekreasi ke Pulau Komodo

Gembira bersama dalam semangat persaudaraan, kasih dan damai.

Workshop bersama para bruder se-NTT

Wujud pembinaan yang berkelanjutan bagi para bruder di tempat karya.

Jubileum 150 thn CSA di Indonesia

Mengenang awal kehadiran Bruder CSA di Indonesia pada tahun 1862.

Evaluasi bersama akhir tahun

Pencarian bersama kehendak Roh Kudus dalam hidup dan karya para Bruder CSA.

Perayaan syukur hidup membiara

Syukur atas rahmat kegembiraan, persaudaraan, dan kesetiaan dalam hidup membiara.

Rabu, 22 Juli 2015

SYUKURAN KAUL KEKAL BR. DEDI CSA


Minggu 19 Juli Br. Agus, Br. Susilo, Br. Tarsi dan Br. Viktor bersama 8 Aspiran dengan bis kayu Gonzaga tepat pukul 11.45 menuju Stasi Ntaram Paroki Watu Nggong untuk menghadiri acara Syukuran Kaul Kekal Br. Dedi. Setelah menempuh jarak kurang lebih 3 jam rombongan tiba di Paroki Watu Nggong. Rombongan diterima secara adat oleh Pastor  dan Dewan Paroki. Setelah istrahat sejenak dengah suguhan makanan ringan, rombongan menjadi besar jumlahnya karena di tambah dengan rombongan paroki menuju Stasi Ntaram. Br. Dedi berdiri di atas kendaraan terbuka beriringan menuju stasi Ntaram. Sebelum masuk kampung tua-tua adat sudah menunggu karena ada acara penerimaan secara adat lagi. Dari sini rombongan berjalan kaki. Situasi menjadi semarak, iring-iringan menjadi bergerak perlahan diiringi musik danding (lagu-lagu adat Manggarai).

Setibanya di rumah kediaman orang tua Br. Dedy, sekali lagi acara penyambutan dan penerimaan adat dilakukan, dilanjutkan makan bersama dan istirahat. Hal istimewa dalam acara penyambutan ini adalah acara kepok dan pengalungan selendang yang dilakukan oleh keluarga yang beragama islam. Di desa Ntaram ini warganya memeluk agama Islam dan Katolik. Pemeluk Islam masih ada ikatan keluarga dengan yang beragama katolik. Bahkan orang tua dari Br. Dedi awalnya beragama Islam. Istimewanya meskipun bapak dari Br. Dedi saat mudanya masih berstatus agama Islam sudah diberi kepercayaan untuk menjadi salah satu pengurus dari KBG (kelompok Basis Gereja) sampai dengan sekarang (40 tahun)

Hari Senin 20 Juli 2015 tepat pukul 10.00 Ekaristi syukuran di mulai. Br. Dedi diapit oleh kedua orang tua dan keluarga dari muslim. Sekali lagi terjadi penyambutan di gerbang masuk kapel, lalu arak-arakan masuk kapel. Koor dimeriahkan dengan lagu-lagu adat meriah dipimpin oleh seorang katekis mantan bruder OFM. Umat yang hadir dalam ekaristi syukur ini sangat antusias mengikuti jalannya ekaristi. Selesai Ekaristi rombongan kembali ke rumah dilanjutkan dengan santap siang bersama. Seluruh rangkaian acara berakhir pkl. 15.00

Trimakasih Br. Dedi yang telah mengikrarkan kaul kekal sebagai Bruder CSA. Trimakasih atas dukungan keluarga, Pastor Paroki dan seluruh warga paroki Watu Nggong dan khususnya Stasi Ntaram. Selamat berkarya.

Br. Viktor, CSA

Rabu, 15 Juli 2015

WIRA USAHA ALA ASRAMA SMP ST. ALOISIUS RUTENG

Sesuai dengan Visi Misi Asrama CSA tentang kegiatan kemandirian atau bisa juga di sebut wirausaha asrama St.Alosius Ruteng mengadakan kegiatan bertani dan daur ulang sampah plastik.

Kegiatan ini dilakukan setiap hari Sabtu sore atau pada hari hari lain bila ada kesepakatan penghuni asrama. Dengan sebidang tanah ukuran kecil di depan asrama anak-anak secara berkelompok mengolahnya dan menanam berbagai tanaman sayur sayuran. Br. Suryadi dengan setia menyiapkan koker sambil mengajarkan kepada anak bagaimana proses koker itu dilakukan sampai pada proses penanaman. Anak-anak dibantu oleh para aspiran yang bertugas di asrama, bagaimana merawat dan memanen hasil dari tanaman.


Selain itu kepada anak-anak juga diperkenalkan bagaimana memanfaatkan sampah untuk menjadi lebih berdaya guna. Mengingat Komuniatas Ruteng memiliki rumah retret yang setiap hari ada berbagai macam kegiatan. Biasanya dari kegiatan setiap kelompok memanfaatkan air mineral. Selesai kegiatan mereka membuang gelas-gelas mineral ke tempat sampah. Asramawan memanfaatkan gelas-gelas itu dengan cara mengumpulkan lalu dibersihkan selanjutnya di masukan dalam karung. Berhubung asrama St. Aloisius Ruteng tidak memiliki mesin pengolah, maka untuk pengolahannya bekerja sama dengan asrama St. Hermanus Kotagoa Boawae. Asrama St. Hermanus sudah lebih dulu mengumpulkan gelas-gelas aqua dan saat ini sudah terkumpul hampir 1 ton. Gelas-gelas yang terkumpul di Ruteng di kirim ke Boawae untuk diproses lebih lanjut.

Selasa, 14 Juli 2015

KAPITEL CSA


Kapitel adalah rapat umum kongregasi bruder CSA yang diadakan 5 tahun sekali untuk membuat keputusan-keputusan dan memilih pemimpin umum dengan penasihatnya untuk periode 5 tahun. Kapitel CSA tahun ini berlangsung di Rumah Retret Sangkalputung Klaten. Mgr. Y Pujo, Uskup Semarang, membuka kapitel hari pertama tgl. 1 Juli 2015 dengan Ekaristi. Selama 7 hari 19 bruder yang dipilih menjadi anggota rapat berproses bersama membahas usulan yang akan dijadikan keputusan. Dan pada tgl. 8 Juli 2015 kapitel diakhiri dengan pemilihan Dewan Umum baru yang dikukuhkan oleh Vikjen KAS Rm. Sukendar, Pr yang mewakili Bapa Uskup.
Berikut adalah susunan Dewan Umum CSA periode 2015 - 2020
Pemimpin Umum   : Br. Martinus Suparmin, CSA
Wakil Pemimpin     : Br. Heribertus Suparno, CSA
Penasehat 2          : Br. Viktor London, CSA
Penasehat 3          : Br. Konradus Samsari, CSA
Penasehat 4          : Br. F Neri Subardi, CSA



Berikut beberapa foto yang diambil di hari terakhir kapitel :

KEPEMIMPINAN DI ASRAMA KOTAGOA

Desember 2014 asrama asuhan para bruder CSA di Kotagoa, mengadakan rekoleksi dengan tema kepemimpinan. Peserta diajak umtuk mengenal potensi kepemimpinanan dalam diri sendiri dan dalam diri temannya. Untuk memudahkan peserta maka sarana yang digunakan adalah permainan dan tayangan animasi. Dalam permainan peserta diarahkan untuk mengenal diri mereka dengan pertanyaan: "Saat-saat mana saya bisa tampil sebagai pemimpin, atau saat-saat mana teman saya tampil sebagai pemimpin". Peserta sangat antusias dalam melakulan permainan. Sangat kelihatan beberapa peserta yang memiliki kemampuan memimpin. Dalam sesi mengungkapkan pengalaman peserta mengungkapkan bahwa pemimpin muncul saat proses mengalami jalan buntu atau menyimpang. Peserta mengungkapkan saat-saat mengalami jalan buntu atau terjadi penyimpangan akan muncul seseorang yang berinisiatif untuk  memberi jalan keluar atau mengingatkan bahwa ada yang salah. Beberapa permainan dilakukan oleh peserta mengarahkan mereka menjadi lebih mengenal diri mereka sendiri dan teman mereka. Pendamping mengarahkan peserta bahwa kita dapat menjadi pemimpin yang baik bila kita fokus pada pekerjaan atau tugas-tugas kita. Dalam melaksanakan kadang-kadang kita menemukan kesulitan. Saat menemukan kesulitan itulah kesempatan untuk menjadi pemimpin. Seorang pemimpin tidak boleh diam, tidak sibuk menyalahkan orang lain, juga tidak hanya berkeluh kesah, tidak boleh lari, jangan hanya bergantung pada orang lain. Seorang pemimpin harus berinisiatif untuk mencari jalan keluar. Itulah seorang pemimpin. Di akhir pertemuan peserta diajak membangun niat dan menyusun doa.

Br. Viktor, CSA

Senin, 13 Juli 2015

PENTAS SENI ASRAMA ST. ALOISIUS RUTENG

Di akhir tahun ajaran 2014/2015 Asrama St. Aloisius Ruteng mengadakan pentas seni. Acara ini bertujuan untuk menampilkan kreatifitas anak asrama yang telah di latih selama kurang lebih 3 bulan sejak Maret 2015. Acara pentas seni ini dihadiri oleh orang tua wali anak-anak asrama serta beberapa undangan. Acara pentas seni terdiri dari Vokal Group, Band, Puisi, Teater dan iklan. Acara ini berhasil berkat kerja sama para bruder dengan seorang alumni SPG tamatan 1979 yaitu Bapak Felix Edon beserta putrinya bernama Ade rekannya Efreim. Pentas seni diawali dengan beberapa informasi  tentang perekembangan asrama 2014 /2015 dan beberapa hal tentang  asrama pata tahun ajaran 2015/2016.

Berikut beberapa cuplikan acara : 

Br. Viktor, CSA